Incentive di Rumah Sakit

16 02 2012

Dalam penghitungan remunerasi di rumah sakit, salah satu komponennya adalah incentive (Pay for Performance). Tentang incentive ini, prioritas unit pelayanan harus lebih besar dari unit administrasi. Pembobotanpun dalam indek juga harus fair dan acceptable karena pasti akan muncul rasa iri terhadap orang lain, tanpa melihat kontribusinya terhadap organisasi. Apresiasi terhadap measurable output juga mesti lebih besar dari intangible output.

Ada empat tujuan dalam sistem incentive yaitu membangun image yang baik, kesejahteraan, retaining personnel dan motivasi. Sehingga, keberadaan incentive di rumah sakit sudah semestinya memberikan efek terhadap kinerja yang lebih baik. Bila keberadaan incentive menimbulkan demotivasi bahkan penurunan kinerja, artinya dalam pembagiannya ada sesuatu yang harus diselesaikan.

Beberapa prinsip dalam sistem incentive yaitu :

  1. Barang siapa menghasilkan uang, maka harus ada kontribusi ke dalam pos remunerasi, besarnya ditentukan berdasarkan kesepakatan logis.
  2. Penghasil uang akan mendapatkan langsung berdasarkan prosentase
  3. Seluruh karyawan akan diindexing
  4. Masing-masing karyawan baik struktural maupun fungsional akan memiliki scor berdasrkan indexing
  5. Scor dibagi total scor dikali besaran pos remunerasi sama dengan incentive karyawan yang bersangkutan.

Sedang sumber dana incentive di rumah sakit antara lain :

  1. Jasa vicite / ekspertisi dokter
  2. Jasa tindakan dokter
  3. Jasa perawatan
  4. Jasa tindakan perawat
  5. Jasa pelayanan farmasi
  6. Jasa tenaga teknis
  7. Jasa pemulasaran jenazah
  8. Jasa pelayanan ambulance
  9. Jasa lain lain

Penghasil uang akan mendapatkan incentive langsung dan diwajibkan untuk memberikan kontribusi kepada seluruh karyawan, karena uang yang dihasilkan adalah hasil kerja sama team/semua pihak di rumah sakit. Kumpulan distribusi akan menjadi angka total dari sistem incentive.

Dalam pengelolaan incentive ini harus adil. Yang disebut dengan adil adalah TIDAK SAMA, tapi didasarkan pada kinerja individu masing-masing. Siapa saja yang menghasilkan produksi lebih tinggi pasti akan mendapatkan lebih besar dan softskill akan lebih besar dari hard skill.

Incentivei di Rumah Sakit

Incentive akan menjadi ideal dengan cara :

  1. Pendapatan ditingkatkan dengan cara meningkatkan produk
  2. Pendapatan tetap, tetapi meningkatkan efisiensi
  3. Yang paling baik adalah produk ditingkatkan dan meningkatkan efisiensi.

sumber : presentasi Agus Hadian Rahim

Tim Remunerasi Kementrian Kesehatan RI


Aksi

Information

3 responses

15 12 2013
ina

jasa perawatan n jasa tindakan perawatan apakah ada rumus/itung2an yg baku ato brp % ?

27 04 2014
rakhman

Ass. P jason saya perawat di rsud sumbawa besar-ntb.
p jason bisa minta itung-itungan ttg insentif (remunerasi perawat)..
thanks seblmnya..

3 04 2016
yulianti

Malam pak jason..ttg penghitungan tindakan langsung di ruang ICU bgmn rumusny ssi remonerasi mohon bantuannya untuk kami ajukan sbg bahan pertimbangan pada perda th depan di rs kami..matursuwun..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: