Repotnya Memiliki Perawat Wanita Usia Produktif

14 02 2012

Bagi teman-teman yang duduk di jajaran struktural perawat di rumah sakit, mungkin semuanya pernah merasakan, repotnya memiliki staf perawat wanita usia produktif. Dengan jumlah tenaga di ruangan yang pas-pasan akan sangat terasa ketika mereka mulai menikah. Cuti menikah masih dirasakan, sudah datang lagi cuti hamil. Selesai cuti hamil, mereka biasanya minta dispensasi untuk tidak masuk shiff dengan alasan buteki.

Masih teringat betul di benak kita saat dia buteki, tiba-tiba terdengar lagi rencana cuti melahirkan lagi. Setelah dihitung, ternyata tiga tahun dia bekerja, satu tahun sendiri dia cuti dan buteki dengan dispensasi untuk tidak masuk shiff.

Kalau yang usia produktif hanya satu orang dalam satu ruangan, gak masalah. Jadwal dinas bisa dimanaj dengan aman. Tapi bisa dibayangkan bila setiap ruang ternyata mayoritas usia produktif, cuti melahirkan dan buteki bisa bertiga bersama-sama. Tentu ini persoalan yang perlu pemikiran untuk diselesaiakan. Selama 2011 saja, kami menghitung ada 27 perawat wanita yang melahirkan di tempat kami.

Cuti melahirkan adalah hak, dan tidak masuk shiff dengan alasan buteki juga hak. Sementara tenaga pas-pasan. Apa yang bisa dilakukan?

Kepala Ruang, Supevisor atau bahkan Kasie dan Kabid, kalau perlu harus ikut merasakan, jadi perawat pelaksana di ruangan menggantikan yang cuti. Apa boleh buat. Makanya jangan lupakan…….kita ini perawat, apapun posisi kita hari ini.


Aksi

Information

One response

7 03 2012
alibukanpashaal

iya bagaimana solusinya ni?by ali sofyan,amd kep

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: