Standar Sistem Informasi Manajemen Keperawatan

4 07 2011

Keinginan kuat Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI tentang pemanfaatan Teknologi Informasi terlihat jelas saat memberikan arahan dalam pembukaan Konsinyasi Penyusunan Sistem Informasi Manajemen Keperawatan 20 Juni 2011 di Braja Mustika Hotel & Convention Centre Bogor. Selama 4 hari, peserta yang terdiri dari jajaran Direktorat Pelayanan Keperawatan, Perwakilan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), Akademisi dari Universitas Indonesia dan perwakilan beberapa rumah sakit, menyusun pedoman SIM Keperawatan yang akan dijadikan standar nasional.

Tentu ini sebuah kemajuan dari Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan, mengingat selama ini sistem informasi keperawatan berkembang sesuai dengan kondisi masing-masing rumah sakit dan sedikit sekali mendapatkan dukungan manajemen rumah sakit. Banyaknya variasi dari aplikasi yang dibuat, memang perlu kiranya dibuat sebuah standar agar bisa dijadikan acuan rumah sakit dalam pengembangan SIM Keperawatan yang terintegrasi dengan SIM RS.

Saya tidak tahu pasti kesiapan Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan dalam rencana uji coba dan evaluasi SIM Keperawatan yang akan diujicobakan di 4 propinsi (Bali, DIY, Jawa Barat dan Sumatra Utara). Karena saya tahu persis, penerapan SIM Keperawatan tidak akan bisa terealisasi dengan baik manakala belum menggunakan standar bahasa keperawatan (SNL). Sementara SNL masih merupakan makhluk asing bagi sebagian besar teman-teman perawat.

Bila melihat schedule yang sudah dibuat, bulan September harus sudah ada hasil evaluasi dari penerapan sistem itu yang telah diujicobakan pada bulan Agustus 2011. Konsekuensinya team harus berjibaku untuk sosialisasi SNL dulu sebelum SIM diterapkan. Tapi tentu Direktorat Keperawatan memiliki pertimbangan lain, kemungkinan yang akan diujicobakan adalah content dari SIM Keperawatan itu.

Tapi ini adalah kemajuan yang patut diapresiasi oleh kita semua, karena tidak ada gading yang tak retak. Kemauan itu yang mesti diapresiasi, dan mudah-mudahan kita segera mempunyai Sistem Informasi Manajemen Keperawatan yang standar.

Beberapa aplikasi yang akan diujicobakan dalam SIM Keperawatan antara lain:

1. Manajemen Asuhan Keperawatan

  1. Dokumen Proses Keperawatan yang terdiri dari Pengkajian; Diagnosa, Perencanaan, Implemetasi dan Evaluasi
  2. Dokumentasi Keselamatan Pasien (patient safety) yang terdiri dari Ketepatan identifikasi pasien; Peningkatan komunikasi yang efektif; Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai; Ketepatan pasien yang di operasi; Pengurangan resiko infeksi; Pengurangan resiko pasien jatuh. Aplikasi ini memfasilitasi dalam pengkajian pasien resiko jatuh, menampilkan dalam dashdoard monitoring pasien yang beresiko sekaligus memfasilitasi form KTD/KNC yang dikeluarkan oleh KKPRS
  3. Dokumentasi indikator mutu pelayanan  keperawatan klinik. Poin-poin indikator mutu pelayanan keperawatan adalah Keselamatan pasien (patient safety); Perawatan diri; Kepuasan pasien; Kecemasan; Kenyamanan; Pengetahuan. Agar pelaporan indikator mutu pelayanan keperawatan menjadi valid, maka sistem didesain agar data yang ditampilkan oleh sistem dapat diklarifikasi mengenai sumber data dasarnya (nama pasien, ruang, tanggal kejadian dll).

2.  Manajemen Pelayanan Keperawatan

  1. Ketenagaan. Sistem didesain untuk memenuhi data base tenaga, standar ketenagaan keperawatan, pola ketenagaan, jenjang karir, perencanan pengembangan tenaga, perencanaan kebutuhan, kompetensi, rekrutmen, mutasi, rotasi, jadwal dinas, angka kredit perawat, kinerja perawat. Sistem juga mampu menampilkan pelaporan ketenagaan sesuai kebutuhan (customize).
  2. Fasilitas keperawatan. Sistem didesain untuk memfasilitasi standar peralatan keperawatan, perencanaan kebutuhan, pemakaian, mutasi dan pemeliharaan fasilitas keperawatan
  3. Metode. Sistem juga memfasilitasi Model Pelayanan Keperawatan, Standar Prosedur Operasional, Standar Asuhan Keperawatan berdasarkan Evidance Base Nursing, Pedoman pengelolaan etik, supervisi keperawatan
  4. Keuangan.  Sistem mampu memfasilitasi remunerasi tenaga keperawatan, pembiyaan pasien dari pelayanan keperawatan, analisis base costing, unit cost
  5. Laporan Rawat Inap, Rawat Jalan dan Perawatan Khusus
  6. Dokumen kinerja perawat
  7. Dokumen efisiensi pembiayaan pasien
  8. Akreditasi Pokja Pelayanan Perawatan Rumah Sakit
  9. Dan lain lain aplikasi yang mungkin bisa dikembangkan sesuai kebutuhan

Aksi

Information

7 responses

21 06 2011
ESTEFINA MAKAUSI

mudah-mudahan sukes dan yang penting SNL harus dipahami dulu, selamat berjuang dan berlayar bersama kapal SNL sukses dan terus semangat

21 06 2011
Dita

Salam SNL Pak Jason.. :)
Doakan proses ujicoba pedoman SIM Keperawatan yang akan kita susun bersama ini berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Dan ingin klarifikasi, sekarang bukan Ditjen Bina Pelayanan Medik lagi pak, tapi Ditjen Bina Upaya Kesehatan.
–dita–

jason : oke tanks

22 09 2011
Dendi Mawar

like

10 11 2011
andre

salam kenal pak jason,.
satu masukan buat pak jason..perjuangkan PPNI sehingga bisa sama levelnya dengan IBI..kemudian jasa perawat terutama di daerah terpencil seperti kami……..thank’s….

jason : makasih masukannya mas Andre. Tapi orang seperti saya, gak dilihat lah oleh PPNI. Di PPNI banyak orang orang yang hebat kok.

12 11 2013
Apakah Teknologi Informasi akan Merubah Wajah Perawat Indonesia? | Nursing Informatics

[…] dari Raker Direktorat Perawatan Dirjen BUK Kemenkes tentang Penyusunan Standar Sistem Informasi Manajemen Keperawatan, Standar […]

24 05 2015
anterior88

SIM Keperawatan memang benar2 dibutuhkan dalam era kemajuan tekhnologi seperti sekarang ini. tentunya akan mempermudah suatu tugas….

16 03 2016
Hartanto

semua posting yang pak Jason berikan VERY USEFULLLLLL, Terimakasih banyak pak ata s infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: