Kolaborasi itu bernama Focus Interest Group

23 09 2010

Sejarah baru perkembangan perawatan Rumah Sakit Banyumas saat ini adalah kolaborasi antara akademisi dan praktisi bergabung dalam kerja sama yang dibungkus dalam format Focus Interest Group.

Kita sadar betul, para akademisi yang mereka telah menempuh pendidikan S2 Spesialis, sangat membutuhkan lahan untuk mempraktekan ilmunya. Sementara para praktisi di lapangan, sangat membutuhkan ilmu baru dan perkembangan keperawatan yang up to date, serta referensi-referensi yang sahih agar pelayanan keperawatan yang diberikan kepada masyarakat tidak menjadi rutinitas yang monoton.

Focus Interest Group yang didesain ini, memadukan kedua kebutuhan itu dalam group-group yang didalamnya berisi para akademisi dan para praktisi.

Adalah Program Studi Keperawatan Universitas Jendral Soedirman Purwokerto yang telah terlibat dalam kelompok ini. Para dosen yang telah menyelesaikan pendidikan Magister Spesialis itu, kami ajak untuk bersama-sama terlibat dalam pengembangan pelayanan perawatan di rumah sakit. Mereka akan menjadi empowermen, menjadi motivator, sekaligus menjadi nara sumber dalam spesialisnya masing-masing.

Mengikuti kolegium keperawatan yang 14 kolegium itu, sedikitnya ada lima kelompok yang sudah kami bentuk yaitu KMB, Maternitas, Anak, Jiwa dan Perawatan Kritis. Para praktisi yang telah dan sedang menempuh pendidikan S1 akan menjadi leader dalam kelompok ini, sementara para dosen akan menjadi fasilitator dan nara sumber.

Bila ini berjalan sesuai harapan dan ada komitmen dari teman-teman, maka continuing education akan berjalan dengan baik, masyarakat akan semakin merasakan peran perawat, serta mahasiswa praktikan pun akan mendapatkan lahan yang ideal untuk pembelajaran.

Memang butuh kerja keras, pengorbanan, cucuran keringat, komitmen dan motivasi yang tinggi. Hari ini, langkah pertama dari perjalanan bermil-mil menuju profesi yang mandiri dan diakui itu telah dimulai. Dengan harapan dan doa, semoga di akhir perjalanan itu, akan didapati hamparan indah yang menentramkan, hingga profesi ini memang pantas untuk dibanggakan.

Tapi yang terpikir di benak kami berikutnya, indikator apa saja yang bisa kami buat untuk mengukur bahwa program ini berhasil? Bagi para peneliti keperawatan, sumbangkan ide Saudara untuk membantu kami.


Aksi

Information

5 responses

23 09 2010
Ridlwan Kamaluddin

Setuju…!!! Dukung…!!!

24 09 2010
Jason

Harus dunk…. Anda akan benar benar menjadi The Master.

24 09 2010
zen

sangat setuju sekali!!!

16 10 2010
Sari Candra Dewi

Salam rekan sejawat,
Turut bangga akan perkembangan RS Banyumas yang semakin maju dalam keperawatan. Terakhir saya kesana bersama mhsw untuk studi banding manajemen keperawatan, RS banyumas sedang mengembangkan online sistem dan saya dengar sekarang sudah berjalan dengan baik. Jika saat ini dibentuk focus interest group yang mewadahi akademisi dengan pelayanan tentu keperawatan diharapkan akan semakin maju. Kalangan akademisi yang sebagian besar sudah menempuh spesialis keperawatan akan memiliki kesempatan besar mengaplikasikan ilmunya di lahan praktik yang nyata dan bukan hanya sekedar teori, sementara rekan sejawat di rumah sakitpun akan saling berbagi ilmu & pengetahuan. Bravo, semoga dengan kerja keras bersama, keperawatan akan semakin maju dan diakui keberadaannya sebagai sebuah profesi.

16 10 2010
Jason

Maksih Mba Dewi apresiasinya. Kami sangat menunggu peran dari para akademisi, agar masyarakat luas juga ikut merasakan dampak positif dari pendidikan tinggi perawat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: