Persatuan Perawat Nasional Indonesia

31 05 2010

gambar : Tabloid Nursing

Selamat……..Anda terpilih menjadi Ketua PPNI……!!

Adalah Ibu Dewi Irawati, yang telah secara sah terpilih menjadi Ketua PPNI melalui Munas PPNI di Balikpapan 27-30 Mei 2010. Walaupun saya tidak ikut hadir di sana baik sebagai peserta maupun sebagai peninjau, tapi saya termasuk intens mengikuti perkembangan di sana. Melalui sms, jejaring sosial maupun telpon, saya bisa memantau dari waktu ke waktu.

PPNI…..adalah wadah satu satunya saat ini yang menghimpun profesi perawat di Indonesia. Beberapa perwakilan di luar negeripun di dirikan seperti di Natherland, Kuwait, Abudhabi dll. Di Indonesia sendiri setiap kabupaten memiliki DPD (Dewan Pimpinan Daerah Tk II) bahkan banyak yang berkembang sampai tingkat Komisariat yang mengorganisir setingkat rumah sakit atau Dinas Kesehatan.

Artinya dari segi kuantitas, sesungguhnya organisasi ini adalah organisasi yang besar, dengan jejaring yang sangat luas. Hanya saja kebesaran kuantitas itu ternyata tidak sama dengan kebesaran nama yang disandang.

Sebagai contoh saja, selama periode 27-30 Mei kemarin, setiap saya bertemu dengan perawat atau presentasi di forum perawat di rumah sakit, saya selalu menanyakan, “Ada yang tahu tidak kalau hari ini ada Munas PPNI?” Dan mereka menjawab, “Tidak tahu”.

Woow…artinya, kalau hari ini saya tanya kepada mereka siapa yang terpilih menjadi ketua PPNI melalui Munas di Balikpapan, saya yakin banyak juga diantera mereka yang tidak tahu.

Maka saya berharap kepada Ketua PPNI yang baru terpilih, saatnya kita bersama sama menggaungkan PPNI menjadi organisasi yang besar, yang lebih bermanfaat untuk anggauta, bermanfaat untuk masyarakat, lebih berkontribusi dalam perbaikan profesi melalui kerja kerja real di lapangan. Pembinaan DPD atau Komisariat tidak cukup hanya melalui Munas atau Musda. Tapi harus banyak forum yang dibuka, banyak kegiatan yang diadakan.

Teori kita sudah terlalu banyak, konsep kita sudah menumpuk. Saatnya kita bekerja dan menunjukan karya nyata untuk perbaikan profesi ini menjadi profesi yang mandiri, bermartabat, profesional dan dihargai.

Sekali lagi, Selamat Bu Dewi, di pundak Ibu kami titipkan masa depan profesi ini.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: