Beauty Contest SI Keperawatan

26 02 2009

Awalnya sama sekali tidak terpikirkan oleh saya, ketika ada sebuah perusahaan besar dari Jawa Timur sana mengajak saya untuk memperkenalkan Sistem Informasi Keperawatan di sebuah rumah sakit besar di Ibu Kota. Labelnya Beauty Contest, katanya.

Tapi begitu surat permintaan itu sampai ke tangan saya, saya baru percaya bahwa memang sesuatu yang kami miliki itu ternyata memang akan ditandingkan dengan produk milik orang lain yang sejenis. Namanya juga contest.

Agak berbeda memang dengan kontes-kontes pada umumnya. Kontes SI Keperawatan ini tidak ditampilkan bersama-sama. Kami diberi waktu satu hari, untuk menampilkan seluruh produk yang kami miliki.

Walaupun tidak terlalu lama saya tunjukan SI Keperawatan, tapi temen-temen di rumah sakit itu langsung mengiyakan, percaya dan segera ingin memilikinya.

Hampir sama dengan kejadian beberapa hari setelah itu. Kami kedatangan tamu dari sebuah rumah sakit swasta di Ibu Kota Propinsi kami. Saya tahu persis, rumah sakit swasta itu telah menerapkan Sistem Informasi Rumah Sakit yang telah terintegrasi dengan kondisi yang sangat bagus menurut ukuran saya. Tapi ngapain musti datang ke saya?

Padahal di sana Laboratory Informasion System, Imaging dari Radiologi dan sistem-sistem yang lain juga sudah ada. Saya sendiri bertanya-tanya, karena beberapa bulan yang lalu, sayapun ingin studi banding ke RS tersebut.

Tapi rupanya memang ada satu masalah yang mereka hadapi. Yaitu bahwa di sana dengan berbagai macam kemajuan Sistem Informasi RS berbasis IT yang dimiliki, ternyata ada satu hal yang menurut mereka tertinggal sekali, yaitu aktualisasi diri perawat melalui teknologi informasi.

Alasan itulah mereka datang ke RS kami untuk melihat Sistem informasi Keperawatan yang kami miliki. Diskusi, tanya jawab dan tukar oikiran menjadi sesuatu yang penting saat itu.

maka apapun namanya, beauty Contest, Demo, Workshop, Study banding ataulah apa namanya menjadi penting untuk dilakukan oleh kita, agar transformasi Teknologi Informasi kepada profesi perawat lebih cepat dapat dilakukan.


Aksi

Information

3 responses

17 03 2009
wastu

Bener.

Perlu juga tuh dibuat SI Keperawatan untuk praktik mandiri.

17 03 2009
wastu

Wis duwe Indonesian Evident Base Nursing Practice? Mbok digawe, Nyong lagi ra gutul mikir. apamaning gawe.

jason:
Perlu didiskusikan Bos. Yang terbayang di benak saya, okelah… saya bisa menampilkan intervensi keperawatan terbanyak di RS pada satu atau beberapa masalah keperawatan. Contoh: pada masalah keperawatan nyeri, maka tindakan paling banyak dilakukan oleh temen2 perawat di RS Bms adalah Manajemen Nyeri.

Pertanyaannya bagi saya, “sudahkan temen2 kita di lapangan benar-benar menguasai betul Manajemen Nyeri?”

Nah…mengantisipasi kondisi itu, sudah 4 bulan ini, kami mengadakan kuliah untuk temen2 perawat melalui forum Jum’at Ilmiah, yang mereka sehari kami liburkan tidak beraktifitas di ruangan, tapi mereka in class dan dalam waktu dekat akan ikut skill lab.

Melalui forum itulah, mudah2an apa2 yang terdokumentasikan oleh temen2 kita di lapangan menjadi real dan bukan sekedar dokumentasi.

Di samping, kita juga melakukan ronde keperawatan rutin ke ruangan.

20 05 2009
M. Madkhan Anis

Bener2, Ners harus “melakukan sesuatu yang dipikiran tidak bisa bisa dilakukan”, karena akan membuat semakin diawang-awang.

Harus real-real dan real.

Kalau Ners harus melakukan managemen nyeri maka jangan hanya melakukan yang selama ini diajarkan di kuliah, tak akan sampai memuaskan pasien. MAKA perawat harus melakukan hipnotisme, hipnoterapi, akupuntur yang dipikiran kita belum bisa dilakukan. Bagaimana ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: