Papper Less

23 02 2009

Mimpi?…. Bisa jadi. Tapi kata orang, kalau kau punya mimpi 10 dan dari 10 itu terlaksana satu, maka perbanyaklah mimpi-mimpi kita, agar semakin banyak pula mimpi lain yang terlaksana juga.

Dokumentasi Keperawatan Papper Less adalah mimpi saya yang mudah-mudahan hampir terlaksana. Setelah Asuhan Keperawatan, Indikator Mutu Klinik, Dokumen Akreditasi, Undangn Elektronik semuanya telah run dengan on line di Sistem Informasi Rumah Sakit. Dan terbaru, kami run lagi soft ware baru kami. Apa itu?
1. Laporan Jaga Perawat
2. Laporan Supervisi Klinik Perawatan
3. Surat Pemberitahuan Pasien dirawat

Laporan Jaga Perawat.

Ketika kita melakukan dokumentasi Asuhan Keperawatan, bukankah semua implementasi sudah dituliskan oleh kita? Dan itu pula yang kita operkan ke jaga shift berikutnya? Jaga pagi operan ke jaga siang. Jaga siang operan ke jaga malam.

Nah….dengan komputer yang terintegrasi, maka perawat tinggal membuka program laporan shift, maka data-data tiap pasien yang sudah diinputkan saat implementasi sudah muncul semua, program yang sudah direncanakan juga tinggal dioperkan saja ke jaga berikutnya.

Tanpa perlu membuat dokumen baru dalam buku untuk membuat laporan….

2. Laporan Supervisi Klinik

IdeĀ  inipun muncul karena kamiĀ  ingin memiliki dokumen laporan supervisi yang bisa diakses langsung oleh Direktur, Wadir, Bidang dll di Manajemen RS. Dan ternyata….kesampaian juga. Laporan supervisi tidak berlembar-lembar, dan tersimpan dalam server yang tidak semua orang bisa mengakses.

Direktur, Wadir dan Bidang tinggal membuka laptop/PC di meja kerjanya, koneksi dengan jaringan, maka sudah dapat mengakses laporan Supervisi Klinik Keperawatan.

3. Surat Pemberitahuan Pasien

Setiap hari, petugas administrasi ruang rata-rata meminta surat pemberitahuan pasien dirawat hapir 3-5 surat. Karena setiap pasien baru, hampir selalu membutuhkan surat pemberitahuan mondok tersebut.

Artinya mereka harus menulis nama, alamat, pekerjaan dll identitas pasien di surat pemberitahuan, kemudian memberikan nomor surat, dan selanjutnya minta tanda tangan ke Bidang Perawatan.

Saat ini….oh tidak…. dari ruang tinggal lihat komputer jaringan, akses program Surat Pemberitahuan dan klik ganda nama pasien yang membutuhkan Surat Pemberitahuan, maka printer yang ada di Kantor Perawatan yang sudah terhubung dengan jaringan akan langsung bergerak, mencetak surat pemberitahuan itu. Bidang tinggal tanda tangan, bubuhi stempel, jadi deh tuh surat pemberitahuan mondok. Tenaga Adm ruang tinggal ambil kantor perawatan.

Dan dalam waktu dekat, insyaAllah kamipun akan mengimplementasikan IPSG (International Patient Safety Goals), dan yang tidak akan ketinggalan, tentu berbasis Teknologi Informasi. Semoga……


Aksi

Information

One response

5 02 2009
Doni

wuah….muantap neh terobosannya…
ngiler mode=ON…
ingin segera berguru ke Pak Jason rasanya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: