Kepemimpinan dalam Keperawatan

7 05 2013

Sebagai sebuah seni, kepemimpinan memiliki banyak model (aliran).  Likert (Likert’s Management System), membagi model Kepemimpinan dalam empat sistem, yaitu sistem otoriter, otoriter bijaksana, konsultatif, dan partisipatif. Kepemimpinan memiliki posisi penting dalam manajemen. Karena manajemen tak akan berfungsi dengan baik, manakala seorang manajer tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.

Swanburg (2000) mendefinisikan manajemen sebagai ilmu atau seni tentang bagaimana menggunakan sumber daya secara efisien, efektif dan rasional untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Pelayanan keperawatan adalah pelayanan yang dilakukan oleh banyak orang sehingga perlu menerapkan manajemen yaitu dalam bentuk manajemen keperawatan. Manajemen keperawatan adalah suatu proses bekerja melalui anggota staf keperawatan untuk memberikan asuhan, pengobatan dan bantuan terhadap para pasien (Gillies, 1989)

Sebagian orang meyakini bahwa pemimpin memang bakat atau kompetensi bawaan yang tidak dimiliki oleh banyak orang. Karakter orang dengan kepemimpinan yang kuat, cenderung terlihat dalam aktifitas keseharian. Tapi apakah kepemimpinan tidak bisa dipelajari? Bila tidak bisa dipelajari, lalu untuk apa teori kepemimpinan dibuat?

Maka Renald Kasali membagi tangga kepemimpinan menjadi lima tangga yaitu position, permission, production, people development dan personhood. Position adalah tangga kepemimpinan yang paling rendah, dimana sebagai pemimpin hanya karena posisi. Seolah dipaksa menjadi pemimpin, karena posisinya yang paling tinggi diantara komunitasnya. Contoh : ketua panitia, kepala seksie, kepala bidang dan lain-lain. Dan tangga yang paling tinggi adalah Personhood. Ini adalah kepemimpinan yang luar biasa, disebut juga sebagai great leader.

Untuk mencapai kompetensi yang baik sebagai pemimpin, sebenarnya ada ajaran yang diberikan oleh Pahlawan Pendidikan kita Ki Hajar Dewantara. Beliau memberikan tiga falasafah pemimpin yaitu hendaknya Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Ing Ngarso Sung Tulodo artinya Ing ngarso itu didepan / dimuka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sung Tulodo adalah menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang – orang disekitarnya. Sehingga yang harus dipegang oleh seseorang pemimpin adalah suri tauladan. Pemimpin harus memiliki integritas dan pantas untuk dicontoh.

Ing Madyo Mbangun Karso, Ing Madyo artinya di tengah-tengah, Mbangun berarti membangkitan atau menggugah dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau motivasi. Jadi makna dari kata itu adalah seorang pemimpin ketika berada di tengah pengikutnya harus mampu membangkitkan motivasi orang-orang yang dipimpinannya . Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang kodusif untuk belajar dan berkreasi.

Demikian pula dengan kata Tut Wuri Handayani, Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Sehingga  Tut Wuri Handayani diartikan bahwa seorang pemimpin harus memberikan dorongan moral dan semangat dari belakang bagi orang-orang yang dipimpinannya untuk bekerja, berkreasi, berinovasi dan kemauan untuk lebih maju dan berkembang. Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh orang – orang disekitarnya untuk menumbuhkan motivasi dan semangat.

Seorang pemimpin besar tidak akan merasa takut ketika orang yang pimpinnya lebih maju dan lebih baik dari dirinya. Tidak merasa khawatir dengan kompetensi yang dimiliki stafnya. Justru dia akan mendorong dan memacu para pengikutnya agar lebih baik dari waktu ke waktu dengan belajar. Kadang seorang pemimpin harus berubah posisi menjadi coach, menjadi guru, menjadi trainer, menjadi motivator dan kadang pula menjadi orang tua. Pemimpin dianggap sukses, manakala ia mampu melahirkan pemimpin baru yang lebih baik dari dirinya atau minimal sama dengan dirinya.

About these ads

Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 69 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: