Kementrian Kesehatan RI melalui Keptusannya No. 625/Menkes/SK/V/ 2010 tentang Pedoman penyusunan sistem remunerasi pegawai BLU Rumah Sakit di lingkungan Kemenkes telah mengatur remunerasi di rumah sakit. Sistem remunerasi di Rumah Sakit adalah merupakan sistem upah. Komponen remunerasi ini dapat berupa basic salary, incentive dan merit.
- Basic Salary/Pay for Position
Basic Salary tidak dipengaruhi oleh pendapatan rumah sakit. Dalam kategori ini dapat berupa gaji maupun tunjangan. Besaran gaji ditentukan oleh kepangkatan, jabatan, lama kerja maupun pendidikan. Pada beberapa rumah sakit, gaji, tunjangan bahkan jasa medik telah ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komponen ini bersifat pembayaran tunai kepada pegawai berupa pendapatan langsung yang besarannya bersifat tetap dan rutin setiap bulan. Tujuan dari komponen ini adalah untuk penghargaan kepada pegawai atas kesediaan dan komitmennya dalam melaksanakan tuntutan pekerjaan dan mematuhi ketentuan yang berlaku
- Incentive / Pay for Performance
Incentive didasarkan pada jenis pekerjaan, beban kerja dan kinerja. Dasar dari pemberian incentive adalah kebijakan, sehingga bukan suatu hak seperti gaji dan tunjangan. Besarnya incentive, bahkan ada atau tidak adanya incentive sangat dipengaruhi oleh pendapatan rumah sakit. Maka sering saya sampaikan dalam forum tentang pembahasan incentive, “Soal membagi dengan indek atau prosentase adalah hal yang mudah. Pertanyaannya, ada tidak uang yang akan kita bagi? Sehingga sekarang yang terpenting bagi kita adalah bagaimana agar rumah sakit kita memiliki pendapatan yang besar.”
Tentang incentive ini, prioritas unit pelayanan lebih besar dari unit administrasi. Pembobotan juga harus fair dan acceptable karena pasti akan muncul rasa iri terhadap orang lain, tanpa melihat kontribusinya terhadap organisasi. Tentang incentive, akan kita bahas di tulisan berikutnya.
- Merit / Pay for People
Merit adalah bentuk reward karena prestasi yang dicapai oleh organisasi, sehingga merit dapat berupa bonus atau kesejahteraan lainnya. Dengan begitu, merit sangat dipengaruhi oleh keuntungan rumah sakit.
Komponen ini diterima manfaatnya oleh pegawai, tergantung pada kondisi dan pertimbangan serta persyaratan yang ditetapkan rumah sakit, dengan tujuan yang bervariasi tergantung pada jenisnya, anara lain untuk memberikan penghargaan, perhatian, perlindungan dan pembangunan citra rumah sakit.
Dapat berupa bantuan atau premi asuransi, uang jasa masa kerja, uang pensiun, fasilitas perjalanan dinas dan lainnya.
Komentar Terakhir