Komunikasi, Kunci Membangun Kolaborasi

10 02 2010

Tidak seperti hari hari Rabu sebelumnya, kali ini hari Rabu digunakan oleh Komunitas Perawatan (Bidang dan Komite Perawatan) dan Komite Medis RS Banyumas duduk bersama berdiskusi tentang Area Kolaborasi dua profesi ini.

Diawali dengan presentasi dari Komite Medis (dr. Edi Daryanto, SpB) kemudian dilanjutkan Baca entri selengkapnya »





Dokumen Elektronik Akreditasi Rumah Sakit Pokja Perawatan

7 02 2010

AkreditasiSetelah satu tahun di run dan diujicobakan, sambil mendapatkan masukan untuk kelengkapan pada masing masing standar akhirnya kami mantap melangkah dan berhadapan dengan surveyor akreditasi berbekal Dokumen Elektronik Akreditasi pada akhir Desember yang lalu. Walaupun baru di Pokja Perawatan, tapi insyaAlloh Pokja-Pokja yang lain akan menyusul.

Agak berbeda memang dengan sistem sebelumnya yang menggunakan Delphi sebagai programnya. Kali ini kami mencoba ke Web. Toh yang dibutuhkan bukan transaksi, tapi hanya penyedia data (priview) terhadap data-data yang dibutuhkan dalam akreditasi Rumah Sakit. Tampilan yang cukup keren itu yang membuat kami menjadi semangat. Dan bukan hanya itu, dengan Baca entri selengkapnya »





Penilaian Kinerja Perawat

7 02 2010

Salah satu upaya penjagaan komitmen perawat terhadap kinerja adalah melakukan evaluasi dan penilaian terhadap kinerja perawat. Walaupun bagi perawat yang sudah PNS ada penilaian dengan DP3 yang dikenal dengan PDLT, tapi penilaian itu dirasa terlalu general. Maka agar penilaian kinerja perawat dapat lebih optimal, kami mengembangkan penilaian dengan buku raport layaknya sekolah. Baca entri selengkapnya »





Komite Perawatan, Nasibmu Kini

7 02 2010

Dengan disahkannya Undang Undang no 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, ada sesuatu yang hilang di Profesi Perawatan. Sesuatu itu adalah Komite Perawatan, yang sebelumnya oleh Kepmendagri no 1 tahun 2002 telah disahkan menjadi sarat berdirinya sebuah rumah sakit daerah.

Dengan Undang Undang Rumah Sakit ini, Komite Perawatan sudah tidak menjadi kelompok yang dianggap penting di rumah sakit, setidaknya menurut yang membuat undang undang itu. Karena di BAB IX pasal 33 ayat b hanya disebutkan, Baca entri selengkapnya »





Remunerasi Perawat (bag 2)

1 02 2010

Bagaimana cara penghitungan harga indek/poin dan jasa langsung dalam pembagian jasa pelayanan bagi perawat?

Bila kebijakan rumah sakit telah memberikan porsi tersendiri bagi komunitas perawat dalam jasa pelayanan, maka penghitungan indek akan cukup mudah dan transparan, karena porsi yang diberikan oleh manajemen rumah sakit sudah jelas. Baca entri selengkapnya »





Remunerasi Perawat (bag 1)

31 01 2010

Penerapan BLU atau BLUD bagi rumah sakit di Indonesia, berefek pada remunerasi bagi pegawai di institusi tersebut, tidak terkecuali perawat sebagai sebuah profesi yang mandiri dan mesti selayaknya juga dihargai. Sehingga pemahaman tentang remunerasi juga mestinya dikuasai oleh perawat, minimal di tingkat bidang perawatan atau komite perawatan. Baca entri selengkapnya »





Dokumen Elektronik Akreditasi Rumah Sakit Pokja K3

22 01 2010

Setelah sukses membawa efisiensi pemakaian kertas  ribuan lembar pada Pokja Perawatan, kini dirilis lagi ke Pokja yang lain, yaitu Pokja K3. Pokja K3 ini diawali bukan saja karena pesanan, tapi kita sama sama tahu, bahwa Pokja K3 memiliki area yang sangat luas bahkan melebihi Pokja Perawatan.

Seluruh bagian Rumah Sakit musti tercover oleh Pokja K3, bahkan area garapan Pokja ini sampai ke lingkungan rumah sakit. Ini pula yang melatarbelakangi Dokumen Elektronik Akreditasi Pokja ini dibuat lebih awal. Alasan utama tentu efisiensi dokumen.

Tidak jauh berbeda dengan Dokumen di Pokja Perawatan, Pokja K3 pun cukup lengkap, walaupun sedikit rumit mengingat area garapan K3 meliputi seluruh bagian Rumah Sakit.

Mudah mudahan Pokja yang lain segera menyusul.





Perawatan Telinga

13 01 2010

Pengertian : Mencegah atau meminimalkan risiko kerusakan terhadap telinga atau pendengaran

Tujuan : Mencegah komplikasi lanjutan dari infeksi atau kelainan telinga

Kebijakan : Dilakukan pada pasien dengan masalah telinga

Prosedur : selengkapnya





Phototherapy

13 01 2010

Pengertian : Menggunakan terapi cahaya untuk mengurangi tingkat bilirubin didalam darah neonatal

Tujuan : Mengurangi angka bilirubin pada darah neonatal sampai angka normal

Kebijakan : Dilakukan pada semua pasien  neonatal yang angka bilirubin dalam darah lebih dari normal

Prosedur : selengkapnya





Reduksi Cemas

4 01 2010

Pengertian : Meminimalkan kekwatiran, cemas berlebih atau panic, perasaan kuat bahwa bahaya akan datang, atau perasaan tidak nyaman berhubungan dengan sumber yang tidak jelas dari antisipasi terhadap bahaya.

Tujuan :

  1. Menenangkan pasien
  2. Memberi dukungan kepada pasien

Kebijakan : Dilakukan pada pasien yang mengalami kecemasan

Prosedur : selengkapnya